Friday, November 29, 2013

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan



Masyarakat merupakan sekelompok manusia yang hidup bersama, saling berhubungan dan mempengaruhi, saling terikat satu sama lain sehingga melahirkan kebudayaan yang sama. Pada mulanya masyarakat kota sebelumnya adalah masyarakat pedesaan, dan pada akhirnya masyarakat pedesaan tersebut terbawa sifat-sifat masyarakat perkotaan, dan melupakan kebiasaan sebagai masyarakat pedesaannya. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat kota adalah bagaimana cara mereka mengambil sikap dan kebiasaan dalam memecahkan suata permasalahan.

Masyarakat Pedesaan dan perkotaan memiliki perbedaan dalam segi karakteristik. Betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Karakteristik umum masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri dalam hidup bermasyarakat, yang biasa nampak dalam perilaku keseharian mereka. Ciri-ciri karakteristik masyarakat desa, yang terkait dengan etika dan budaya mereka yang bersifat umum seperti sederhana, menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku didaerahnya, mempunyai sifat kekeluargaan, lugas atau berbicara apa adanya, tertutup dalam hal keuangan mereka, perasaan tidak ada percaya diri terhadap masyarakat kota, menghargai orang lain, demokratis dan religius, jika berjanji akan selalu diingat, Sedangkan cara beadaptasi mereka sangat sederhana, dengan menjunjung tinggi sikap kekeluargaan dan gotong royong antara sesama, serta yang paling menarik adalah sikap sopan santun yang kerap digunakan masyarakat pedesaan. Hal ini berbeda dengan karakteristik masyarakat perkotaan pada umumnya, masyarakat pedesaan lebih mengutamakan kenyamanan bersama dibanding kenyamanan pribadi atau individu. Masyarakat perkotaan sering disebut sebagai urban community. Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu seperti kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Masyarakat kota hanya melakukan kegiatan keagamaan hanya bertempat di rumah peribadatan seperti di masjid, gereja, dan lainnya lalu orang kota juga pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Selain itu, di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, karena perbedaan politik dan agama dan sebagainya karena masyarakat perkotaan memiliki jalan pikiran yang rasional oleh karena itu, interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan pribadi daripada kepentingan umum.

Hal tersebutlah yang membedakan antara karakteristik masyarakat perkotaan dan pedesaan, oleh karena itu, banyak orang-orang dari perkotaan yang pindah ke pedesaan untuk mencari ketenangan, sedangkan sebaliknya, masyarakat pedesaan pergi dari desa untuk ke kota mencari kehidupan dan pekerjaan yang layak untuk kesejahteraan mereka. Meskipun banyak sekali perbedaan antara masyarakat desa dan kota, namun diantara kedua komponen tersebut memiliki hubungan yang signifikan, artinya kehidupan perekonomian di kota tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada pasokan tenaga atau barang dari desa, begitu juga sebaliknya. Jadi, akan lebih baik bila hubungan antara masyarakat pedesaan dan perkotaan memiliki peran yang saling melengkapi karena kemajuan desa dapat memacu kemajuan kota begitu pula sebaliknya.

No comments:

Post a Comment