Friday, November 29, 2013

Agama dan Masyarakat



Agama sangat universal, permanen, dan mengatur dalam kehidupan, sehingga bila tidak memahami agama, maka akan sulit memahami masyarakat. Agama memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan masyarakat. Agama menjadi sebuah pedoman hidup, dalam memandang nilai, dapat kita lihat dari dua sudut pandang karena nilai  agama dilihat dari sudut intelektual yang menjadikan nilai agama sebagai norma  atau prinsip.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kemudian lahir pemikiran-pemikiran yang berlandaskan pada pemikiran masyarakat, hal ini dapat mengancam kelestarian agama dalam masyarakat, karena semakin berkembangnya ilmu pengetahuan yang demikian dinamis, teori-teori lama kemudian mengalami penyempurnaa. Bukan pada tempatnya membandingkan kebenaran ilmu pengetahuan dengan kebenaran yang diperoleh dari informasi agama. Pemeluk agama meyakini kebenaran agama sebagai kebenaran yang bersifat kekal, sementara kebenaran ilmu pengetahuan bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan kemampuan pola pikir manusia. Ilmu pengetahuan sendiri sebenarnya bisa menjadi bagian dari penafsiran nilai-nilai agama. Sebagai contoh yang terjadi di negara-negara komunis seperti Rusia, RRC, Vietnam yang menerapkan penghapusan agama karena tidak sesuai dengan ideologi negara tersebut dan semua berpedoman pada penilaian dari segi ilmu pengetahuan saja tanpa mengidentifikasinya dari aspek Agama, akan tetapi beberapa beberapa masyarakat berhasil mempertahankan agama tersebut, bahkan umat beragama semakin meningkat. Dengan mengirasionalkan agama bahwa agama adalah sesuatu yang salah dalam pemikiran, tetapi dengan sendirinya umat beragama dapat berpikir dan mengetahui apa yang dipikirkan mengenai agama. Sehingga umat beragama dapat memahami apa arti sebuah agama dam manfaatnya.

Secara sosiologis, pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi, yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah. Namun setiap anggota masyarakat haruslah saring menghormati suatu agama dengan agama lain tanpa memecah belah hubungan antar masayarakat.

No comments:

Post a Comment