Friday, November 29, 2013

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan



Pemanfaatan ilmu untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengerahkan semua alat yang sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan skala nilai yang ada adalah yang biasa kita kenal dengan sebuah Teknologi yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah praktis serta untuk mengatasi semua kesulitan yang mungkin dihadapi. Berbeda dengan kemiskinan yang seperti kita ketahui masih banyak dialami masyarakat. Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problema yang muncul dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang. Kemiskinan yang dimaksud adalah kemiskinan dalam bidang ekonomi. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian dan tempat berteduh. Atau dengan pendapat lain, yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Kemiskinan juga dapat terjadi karena tidak memiliki pekerjaan, biasanya orang yang tidak memiliki pekerjaan tidak mendapatkan kerja karena kurangnya skill ataupun pendidikan yang dimiliki.

Masalah listrik untuk menerangi masyarakat miskin di daerah tertinggal menjadi sebuah masalah yang sulit dikarenakan lokasi rumah yang jauh untuk dijangkau PT. PLN Persero . Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang tinggal di atas gunung, di pulau-pulau terluar bahkan di kedalaman hutan dan jumlah mereka tidaklah sedikit. Sedangkan listrik yang masuk dari PT. PLN Persero sulit untuk masuk dan dari segi perhitungan ekonomi, untuk PT PLN Persero kurang menguntungkan dikarenakan memakan biaya mahal dan tidak menguntungkan PT. PLN Persero. Hal ini mengakibatkan semakin tertinggalnya masyarakat karena sulitnya listrik dan otomatis mempersulit mereka di dalam memerangi kemiskinan. Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi, ada terdapat teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang hanya menggunakan modul surya dan sumber dayanya hanya dari matahari. Dengan teknologi ini, masyarakat dapat membantu masyarakat untuk menerangi rumah mereka dan memanfatkan adanya arus litrik hanya dengan teknologi yang menggunakan sumber daya Matahari, Ada pula Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, yang dapat berfungsi dengan memanfaatkan sumber arus daya air terjun dan dapat menghasilkan listrik. Selain itu adapula teknologi Biogas, yang pemanfaatannya menggunakan sumber kotoran Sapi. Dengan Biogas, masyarakat dapat merasakan listrik tanpa harus membayar tagihan yang mahal.

Dengan adanya pengetahuan dan Teknologi baru, seharusnya Pemerintah lebih fokus mengembangkannya untuk menerangi masyarakat di daerah-daerah tertinggal. Dengan bantuan listrik, maka perlahan masyarakat akan berkembang dalam berbagai aspek, mulai dari aspek pendidikan (anak sekolah dapat belajar dengan adanya penerangan listrik), aspek ekonomi, dan aspek lainnya. Dengan itu, kemiskinan dapat perlahan terentaskan, dan perlahan masyarakat dapat berkembang.

No comments:

Post a Comment