Dalam sebuah organisasi pastinya
ada sebuah proses yang dilakukan untuk memanage atau mengartur organisasi
tersebut agar dapat berjalan dengan baik. Dalam tulisan kali ini, saya akan
membahas tentang Proses organisasi.
1. Proses Mempengaruhi
Pengaruh adalah
suatu kegiatan atau keteladanan yang menunjukan hal baik maupun tidak baik,yang
dilakukan secara langsung ataupun secara tidak langsung, sehingga mengakibatkan
suatu perubahan perilaku serta kebiasaan, baik itu individu atau kelompok.
2. Proses Pengambilan Keputusan
Pengambilan
keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.
Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
Bagian-bagian Proses
Organisasi :
1.
Proses Komunikasi, yaitu rangkaian
kegiatan sebelum atau pada saat kejadian itu sedang terjadi. contoh :
Koordinasi, rapat, pengumuman dll. Dalam proses ini, bahwa pentingnya
komunikasi dalam sebuat proses organisasi agar tidak ada kesalahpahaman antar
anggota organisasi dalam menjalankan tugasnya masing-masing
2.
Hubungan antar peran, selain komunikasi Hubungan
antar suatu anggota dalam organisasi itu sangat penting terutama untuk
membangun proses kerja dari organisasi tersebut. Dengan adanya hubungan antar
peran maka setiap anggota dalam organisasi akan saling bekerjasama secara
optimal dalam menjalankan perannya masing.
3.
Tahap Pengawasan, dimulai komunikasi dalam tahap
perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, penggunaan SDM yang layak,
penggunaan anggraran, pengarahan, pelaksanaan, pengawasan, pencatatan dan
pelaporann sampai pada organisasi selesai. Apabila proses pengawasan
tidak dilaksanakan, maka biasanya pencapaiannya kurang baik.
4.
Pengawasan/pengendalian, Dalam sebuah proses
diperlukan pengawasan/pengendalian terhadap pihak yang berwewenang agar suatu
proses organisasi dapat berjalan dengan baik, terarah dan sesuai dengan tujuan.
Proses Pengambilan Keputusan
Dalam proses pengambilan
keputusan terdapat beberapa metode yaitu :
1.
Kewenangan Tanpa Diskusi, Metode
pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik atau
dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu
cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan
apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima
kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan
persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan
persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
2.
Pendapat Ahli, Menurut Newman, Summer
dan Waren, Memerinci langkah desain dan mengidentifikasi menjadi empat tahap
yaitu penemuan penyelesaian alternatif, penganalisa, pembuatan suatu diagnosis,
dan pemilihan rencana yang diambil.
3.
Kewenangan setelah diskusi, Sifat
otokratik dalam pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan
dengan metode yang pertama. Karena metode authority rule after discussion ini
pertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasidalam
proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, keputusan yang diambil melalui
metode ini akan mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya
disamping juga munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan
keputusan sebagai hasil dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas.
4.
Kesepakatan, Kesepakatan terjadi
kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil.
Metode pengambilan keputusan ini memiliki keuntungan, yakni partisipasi penuh
dari seluruh anggota organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang
diambil, sebaik seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan
tersebut. Selain itu metode konsensus sangat penting khususnya yang berhubungan
dengan persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks.
Individu memasuki organisasi untuk bekerja dan merintis tujuan karir
pribadi mereka. Organisasi mempekerjakan individu-individu untuk melaksanakan
pekerjaan tertentu yaitu pekerjaan menurut struktur organisasi itu. Jadi
kepentingan individu dan organisasi serta tujuannya harus disesuaikan jika
keduanya ingin effektif.proses penyadaran individu akan harapan organisasi
disebut sosialisasi, pengembangan karir dan sosialisasi adalah dua aktifitas
yang saling berkaitan yang memberikan dampak pada prestasi baik prestasi
organisasi maupun prestasi individu.
No comments:
Post a Comment